History

History

SEJARAH TIRTAMARTA-BPK PENABUR

Sejarah Sekolah Kristen Tirtamarta dimulai dari impian dua orang ibu, ibu Hermien Ismael dan ibu Vilma K. Gunadi yang tergerak hatinya untuk melayani kaum muda di bidang pendidikan Kristen.  Impian tersebut terwujud atas berkat Tuhan dengan berdirinya Yayasan Pendidikan Kristen Tirtamarta (YPK Tirtamarta) pada tanggal 11 April 1974 untuk mengemban misi menjadi “sumber air hidup”.

Langkah iman berikutnya ialah pada tahun 1977 membuka sebuah Playgroup yang dipimpin oleh ibu D.G. Wirakotan di Jl. BDN II/50, Cilandak, sebuah rumah yang dikontrak dari Overseas Crusades. Setelah masa kontrak habis pada tahun 1979, Sekolah dengan jumlah siswa 20 anak TK A dan TK B, dan 7 anak SD kelas 1 dan 2 dipindahkan ke halaman belakang  rumah keluarga Bapak Pdt. Wirakotan, di Jl. Anggur III/29.  Dari tahun ke tahun telah mengalami perkembangan jumlah siswa yang cukup membesarkan hati, sehingga pada tahun ajaran 1981/1982 sudah ada kelas 5.

capture-20160714-110529

 

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Badan Pengurus YPK Tirtamarta berusaha mencari lokasi baru, dan mengadakan survei ke beberapa tempat.  Sempat membeli sebidang tanah di sekitar Terogong, tetapi karena menghadapi beberapa kendala, tanah itu terpaksa dikual kembali.  Pernah juga ditawari tanah dilokasi yang saat ini ditempati oleh Don Bosco.  Akhirnya menyerahkan masalah tanah ini kepada Tuhan dan menunggu waktuNya.  Tak lama dari itu, PT Metropolitan Kencana menghubungi Prof. Dr. Goenawan Wardhana untuk menawarkan lokasi yang baru diurug, tepat di tepi sungai di seberang JIS.

Di lokasi Jl. Sekolah Kencana IV, Pondok Indah, PT Metropolitan Kencana menyediakan dua kaveling yang berdekatan, masing-masing kurang lebih 4.000 meter2.  Selain menawarkan tanah kepada YPK Tirtamarta, PT Metropolitan Kencana juga menawarkan kepada Badan Pendidikan Kristen Jabar (saat ini bernama BPK PENABUR). Melihat hal tersebut, Pihak YPK Tirtamarta berpendapat bahwa tidak baik kalau dua Badan Kristen membangun dan mengelola dua sekolah yang lokasinya berdekatan secara sendiri-sendiri, sudah tentu akan menimbulkan kompetisi yang bukan merupakan kesaksian yang baik bagiNya. Hal yang mendasari kerjasama adalah  bahwa “Badan-badan Kristen  bekerja sama sebagai kawan sekerja, bukan sebagai kompetitor”.   Dengan pendekatan dari Bapak Prof. Dr. Gunawan A. Wardhana kepada BPK Jabar, tawaran kerjasama untuk bergandengan tangan mengelola sekolah bersama disambut oleh pihak BPK Jabar.    Inilah yang menjadi pengikat kerja sama pengelolaan SEKOLAH TIRTAMARTA-BPK PENABUR.

Pembangunan gedung sekolah yang berlokasi di Jl. Sekolah Kencana IV No. 3 dan 4 tersebut dimulai pada tanggal 1 Desember 1980.  Peletakan batu pertamanya dilakukan oleh ibu Hermien Ismael dari YPK Tirtamarta, dan Bapak Uripto Widjaja dari pihak BPK Jabar. Setelah tahap pertama pembangunan gedung sekolah selesai, yaitu pada tahun ajaran 1981/1982 seluruh kegiatan belajar mengajar TK dan SD kelas 1 sampai 5 dipindahkan ke lokasi yang baru tersebut.

Sekolah yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Kristen Tirtamarta (YPK Tirtamarta)  bersama Yayasan Badan Pendidikan Kristen PENABUR (BPK PENABUR) mempunyai visi yaitu untuk menjadi lembaga pendidikan Kristen yang unggul dengan mengutamakan Iman, Ilmu, dan Pelayanan.

Pada tahun 1982/1983 SD Tirtamarta-BPK Penabur telah menghasilkan lulusan yang pertama berjumlah 21 siswa.  Untuk menampung lulusan tersebut, pada tahun ajaran 1981/1982 kedua yayasan kemudian menambah tingkatan pendidikan sampai dengan sekolah menengah yaitu dengan membuka  SMPK dengan angkatan pertama berjumlah 38 siswa dan juga membuka SMAK dengan jumlah siswa 60 orang.

Sebagai bentuk pelayanannya, Badan Pengurus YPK Tirtamarta mengijinkan Gereja Kristen Indonesia Kebayoran Baru memakai fasilitas lapangan beserta gedung sekolah untuk kegiatan posnya yang meliputi Sekolah Minggu, kebaktian dewasa dan kegiatan Pramuka. Pos ini diresmikan pada tahun 1982 sebagai GKI cabang Kebayoran Selatan, yang kemudian membangun gedung di lokasi yang berdekatan dengan sekolah Tirtamarta dan diresmikan sebagai Gereja Kristen Indonesia Pondok Indah.

Badan Pengurus YPK Tirtamarta telah siap untuk mengalihkan tugas yang diembannya kepada suatu lembaga gerejawi untuk dapat meneruskan misinya, dengan visi dan semangat baru.  Oleh karena itu Badan Pengurus YPK Tirtamarta dalam rapatnya memutuskan untuk mewariskan yayasan ini dengan segala harta kekayaannya kepada suatu badan gerejawi yang terbeban dalam mengelola pendidikan Sekolah Kristen. Mengingat GKI Pondok Indah dalam pengembangan misinya berhasrat pula mendirikan suatu yayasan pendidikan Kristen dan juga dengan melihat kenyataan bahwa lokasi Sekolah Tirtamarta-BPK Penabur berada di dekat   GKI Pondok Indah, maka pada tanggal 6 Nopember 1993, Badan Pengurus YPK Tirtamarta menandatangani Memo Kesepakatan dengan Majelis Jemaat GKI Pondok Indah untuk menempatkan YPK Tirtamarta dalam naungan Majelis Jemaat GKI Pondok Indah.   Untuk mewujudkan apa yang disepakati, Badan Pengurus YPK Tirtamarta bersedia memenuhi Tata Gereja dan Tata Laksana GKI Jateng dan mencerminkan suatu yayasan di bawah naungan Majelis sesuai dengan anggaran dasar.  Sebagai tindak-lanjutnya, pada tanggal 28 Februari 1994 telah dibentuk Pengurus gabungan antara wakil-wakil YPK Tirtamarta dan Majelis GKI Pondok Indah.  Badan Pengurus ini dibentuk untuk menggumuli bersama realisasi selanjutnya dari visi dan misi YPK Tirtamarta, sebagai persiapan pelaksanaan serah terima pada tahun 1996.

YPK Tirtamarta bersama Yayasan BPK PENABUR mengambil-alih kepemilikan Yayasan Pendidikan Kristen Permata Bunda pada tahun 2003.  Yayasan yang berlokasi di Jalan Merapi Blok J, Megapolitan Estate, Limo, Depok tersebut mengelola Sekolah TK, SD dan SMP Permata Bunda.

Pada tahun 2008 Yayasan Pendidikan Kristen Tirtamarta mengadakan penyesuaian seluruh anggaran dasarnya dengan UU Yayasan dan merubah namanya menjadi Yayasan Gereja Kristen Indonesia–Pondok Indah Tirtamarta (Yayasan GKI-PI Tirtamarta).

Dengan kesepakatan bersama antara Yayasan GKI-Pondok Indah Tirtamarta dan Yayasan BPK PENABUR, Sekolah Permata Bunda diganti namanya menjadi SEKOLAH TIRTAMARTA-BPK PENABUR CINERE pada tahun 2012.

Kedua yayasan yang bernaung di bawah Gereja Kristen Indonesia ini memfokuskan diri pada pelayanan pendidikan yang diwujudkan melalui Sekolah Tirtamarta-BPK Penabur bertujuan untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya melalui bidang Pendidikan sebagai kesaksian Kristen. Dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, kedua yayasan mengangkat Pengurus Sekolah dengan masa pelayanan tertentu. Pengurus Sekolah mengangkat pegawai untuk melaksanakan kegiatan pengelolaan sekolah.

Sekolah Tirtamarta-BPK Penabur telah diberkati dan menjadi berkat bagi banyak orang, dan masih ada banyak hal yang harus dilakukan dalam mempersiapkan pribadi dan pemimpin masa depan yang sesuai dengan karakter Kristus seperti yang dicita-citakan oleh para Pendiri melalui Sekolah Tirtamarta-BPK Penabur ini.